Wednesday, 2 March 2022

Tips Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Yang Mudah Untuk Pemula

 

 Tips Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Yang Mudah Untuk Pemula



Ikan lele adalah salah satu ikan faforit yang disukai banyak orang dengan berbagai alasan masing – masing mulai dari mudah ditemukan sampai rasa daging yang enak dan tidak terlalu banyak duri.

Ikan lele adalah ikan yang mudah untuk bertahan hidup, meskipun dengan kondisi air yang keruh. Oleh karena itu lele banyak dibudidayakan di banyak daerah,karena selain enak untuk dikonsumsi ikan lele juga bernilai ekonomi bagi para peternak besar, Tidak jarang juga ikan lele yang dipelihara dalam jumlah kecil di kolam halaman rumah.

Budidaya ikan lele tidaklah terlalu rumit karena benihnya mudah untuk didapatkan dan perawatannya juga tidak rumit.

Berikut cara budidaya ikan lele bagi pemula mulai dari persiapan hingga panen

1.    Mempersiapkan Kolam

Sebelum membeli bibit ikan lele, sebaiknya buat dulu kolam yang terbuat dari terpal. Caranya, regangkan terpal hingga berbentuk seperti kolam. Kemudian berdiri tegak dengan menyangkal besi, atau bisa juga dengan mengatur batu bata ke tepi.

2.    Pengisian Kolam

Setelah kolam selesai, isi dengan air setinggi 20-30 cm. Kemudian, biarkan air di dalamnya sekitar 7 hingga 10 setiap hari. Ini dilakukan untuk pembentukan lumut dan fitoplankton. Setelah itu, tambahkan lebih banyak air dengan ketinggian 80-90 cm.

3.    Pengkondisian Kolam Terpal

Setelah dibiarkan selama 7-10 hari, bau kolam mungkin tercium sedikit amis dan menyengat. Nah, untuk menghilangkan baunya, bisa menggunakan cara menaburkan irisan daun singkong dan daun pepaya.

4.    Pilih Bibit Lele yang Unggul

Tidak hanya fokus membuat kolam, keberhasilan budidaya ikan lele juga tergantung pada kualitas benih yang dipilih. Untuk hasil yang maksimal, pilih benih berkualitas unggul.

 

Pilih benih ikan lele unggul yang sehat dan lebih besar. Bibit ikan lele unggul biasanya lebih agresif dan lincah saat diberi makan dan warnanya sedikit lebih cerah.

5.    Pastikan Ukuran Bibit Lele

Saat akan menyebarkan bibit ikan lele, pertama-tama pisahkan ukuran besar dengan yang kecil. Untuk apa? Hal ini untuk menghindari ikan lele makan sesama, mengingat ikan lele adalah hewan kanibal.

6.    Pemeliharaan Harian

Setelah bibit ikan lele tersebar, bukan berarti selesai dengan dibiarkan begitu saja. Petani lele terpal harus menyortir ikan lele yang berusia sekitar 20 hari.

 

Pisahkan sesuai dengan ukuran dengan kolam yang berbeda. Perlu diketahui, warna air pada kolam terpal yang baik adalah hijau. Nah, jika warnanya sudah keruh dan mulai gelap segera lakukan penggantian air.

7.    Musim Panen

Kapan ikan lele bisa dipanen? Ikan lele bisa mulai dipanen jika usia ikan lele berusia sekitar 90 hari sejak hari menyebarkan bibit.

 

Untuk mengambil panen, cobalah untuk memakai sarung tangan. Atau agar lebih aman, gunakan jaring atau serokan besar.

 

Pemanenan dapat dilakukan pada kondisi pagi hari atau saat cahaya yang tidak terlalu kuat.

 

Untu pemasaran ikan lele bisa dibilang sangat mudah, karena ikan lele memiliki pasar yang mapan, bahkan ikan lele dapat dengan mudah dijual di pasar lokal. Ikan lele memiliki permintaan pasar dan harga yang tinggi di pasar, hampir semua orang menyukai sajian olahan ikan lele.

Budidaya ikan lele juga merupakan cara yang bisa dibilang cocok untuk mendapatkan penghasilan tambahan seiring dengan pekerjaan utama, dan juga menjadi sumber yang bagus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga.

 

Sekian Tips Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Yang Mudah Untuk Pemula, semoga bermanfaat.

No comments:
Write Comments

Cara Memelihara

Senang Berbagi & Semoga Bermanfaat